<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>catatan</title>
	<atom:link href="http://catatan.otodidak.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://catatan.otodidak.net</link>
	<description>lebih dari sekedar catatan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Mar 2012 06:16:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Menyapih dengan cinta (weaning with love)</title>
		<link>http://catatan.otodidak.net/2012/03/menyapih-dengan-cinta-weaning-with-love/</link>
		<comments>http://catatan.otodidak.net/2012/03/menyapih-dengan-cinta-weaning-with-love/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Mar 2012 06:13:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Farida Purnaminingrum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[menyapih dengan cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.otodidak.net/?p=222</guid>
		<description><![CDATA[<p>Momen-momen menyapih selalu mengharu biru, tepat 13 hari anin berhenti menyusu ke saya. Seru sih, sekarang nggak ribet kalau dia heboh minta nenen. Tetapi ada juga rasa rindu meluk-meluk dia. Dulu ketika Raka berhenti menyusu saya tidak terlalu kehilangan karena saat yang sama sedang menyusui anin.</p> <p>Proses penyapihan kali ini lumayan mulus, 3 hari sakaw, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Momen-momen menyapih selalu mengharu biru, tepat 13 hari anin berhenti menyusu ke saya. Seru sih, sekarang nggak ribet kalau dia heboh minta nenen. Tetapi ada juga rasa rindu meluk-meluk dia. Dulu ketika Raka berhenti menyusu saya tidak terlalu kehilangan karena saat yang sama sedang menyusui anin.</p>
<p>Proses penyapihan kali ini lumayan mulus, 3 hari sakaw, 2 hari lancar, berikutnya sih dia sudah lupa tuh. Kalau googling proses penyapihan kok sepertinya ceritanya seram. Kali ini saya mau sharing pengalaman menyapih raka dan anin. Tenang tanpa embel-embel di kasih betadine, jamu pahit apalagi di sembur dukun.</p>
<p>Hal-hal ini yang saya lakukan ketika proses penyapihan :</p>
<p><a href="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/03/anin_weaning.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-223" title="anin_weaning" src="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/03/anin_weaning.jpg" alt="" width="280" height="200" /></a></p>
<p><strong>Berikan informasi dan antisipasi</strong></p>
<p>2 minggu sebelum proses penyapihan, CEO wanti-wanti ke saya untuk mencekoki anin dengan informasi seputar berhenti nenen. Apa yang akan terjadi jika di berhenti nenen, kalau tiba-tiba dia ingin, dan kenapa harus berhenti. Pokoknya komplit-plit. Dalam hati waktu itu saya pikir memang dia ngerti??</p>
<p>Prakteknya sih sudah saya lakukan tetapi gagal bo… Hari pertama anin sakaw, ngamuk nggak tentu. Langsung CEO mengambil alih Anin. Sepulang jalan-jalan dengn CEO, Anin lebih tenang, ternyata kuncinya komunikasi one on one dan dengan bahasa yang anin mengerti <img src='http://catatan.otodidak.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p><strong>Siapkan seluruh keluarga</strong></p>
<p>Ketika Raka pada proses penyapihan, CEO sengaja mengambil cuti 1 minggu untuk mendampingi raka, mengalihkan perhatian ketika mulai sakaw. Yang saya ingat waktu itu CEO malam-malam bersepeda sampai raka tertidur. Hal ini berulang sampai 7 hari ke depan.</p>
<p>Giliran anin, beliau wanti-wanti ke seluruh keluarga seminggu ke depan adalah minggu istimewa, Anin akan bertingkah menyebalkan dan sering menangis. Artinya Raka harus lebih baik ke ade-nya dan anggota keluarga dewasa lainnya harus lebih perhatian. Mujarab looo</p>
<p><strong>Tegaskan bahwa dia tetap di sayang</strong></p>
<p>Melihat anin ngamuk dan menghiba-hiba jam 2 malam keinginan saya hampir patah. Pertama karena sudah lelah dan tidak tahan. Tetapi saya menguatkan diri, mencari cara lain bahwa dia tetap merasa di sayang walau berhenti nenen. Putar otak untuk menunjukkan kita selalu sayang ke dia dengan cara lain. Tidak mudah memang tetapi setidaknya kita sudah berusaha.</p>
<p>Alhamdulillah proses menyapih anin mulus, tetapi jika anda masih belum bisa menyapih sang buah hati, tenang.. Pasti cepat atau lambat buah hati anda akan berhenti menyusu.</p>
<p>Waktu penyapihan tidak berhubungan dengan tingkat kemandirian seseorang. Mau bukti? saya sendiri menyusu hingga usia 5 tahun dan CEO hingga usia 6 tahun. apakah kami jadi anak manja?? sepertinya sih tidak <img src='http://catatan.otodidak.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Saya sendiri ingat bagaimana akhirnya saya berhenti menyusu dan mengatakan kepada ibu mau berhenti nenen. Dan hebatnya lagi memori mengenai rasa ASI masih saya ingat</p>
<p><em>happy weaning with love</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.otodidak.net/2012/03/menyapih-dengan-cinta-weaning-with-love/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjahit celana anak dari bahan kaos</title>
		<link>http://catatan.otodidak.net/2012/03/menjahit-celana-anak-dari-bahan-kaos/</link>
		<comments>http://catatan.otodidak.net/2012/03/menjahit-celana-anak-dari-bahan-kaos/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Mar 2012 07:43:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Farida Purnaminingrum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menjahit]]></category>
		<category><![CDATA[My project]]></category>
		<category><![CDATA[jahit celana anak bahan kaos]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.otodidak.net/?p=213</guid>
		<description><![CDATA[<p>Weekend minggu lalu, saya main-main dengan bahan kaos. Bahan kaos ini saya beli di Tanah Abang blok F2 lantai 4, Sekilo Rp. 50,000. Dapatnya kira-kira 4-5 meter. Lebar bahannya lebih dari 1,5 m sepertinya. Murah duuonk.. tapi itu bahan sudah ngendon di lemari saya sejak lebaran he..he. untuk celana ini hanya membutuhkan 0,5 m.</p> <p><a [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Weekend minggu lalu, saya main-main dengan bahan kaos. Bahan kaos ini saya beli di Tanah Abang blok F2 lantai 4, Sekilo Rp. 50,000. Dapatnya kira-kira 4-5 meter. Lebar bahannya lebih dari 1,5 m sepertinya. Murah duuonk.. tapi itu bahan sudah ngendon di lemari saya sejak lebaran he..he. untuk celana ini hanya membutuhkan 0,5 m.</p>
<p><a href="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/03/jahit_celana_kaos6.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-214" title="celana anin(2 thn)" src="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/03/jahit_celana_kaos6.jpg" alt="" width="300" height="288" /></a></p>
<p><strong><a href="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/03/jahit_celana_kaos1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-215" title="jiplak celana untuk pola" src="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/03/jahit_celana_kaos1-195x300.jpg" alt="" width="195" height="300" /></a> Jiplak model celana</strong></p>
<p>celana yang saya buat adalah celana santai untuk anin (2 tahun). Jadi daripada rebet bikin pola dan mengukur maka saya comot saja salah satu celana anin yang paling nyaman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/03/jahit_celana_kaos3.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-216" title="pola celana lurus pinggul" src="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/03/jahit_celana_kaos3-300x243.jpg" alt="" width="300" height="243" /></a> Buat pola pinggang lurus dengan pinggul.</p>
<p>Rencananya celana ini memakai karet, maka pola pinggang saya buat lurus dengan lebar pinggul</p>
<p>untuk menjahit bahan kaos, pertama adalah menentukan bagian yang paling melar, tarir-tarik bahan. Bagian melar di letakkan horizontal pola, sedangkan yang kurang melar di bagian vertikal pola. jarumi pola, buat kampuh (bagian lebihan kain untuk menjahit) kira-kira 1,5-2 cm</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/03/jahit_celana_kaos4.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-217" title="jahit celana sambungan" src="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/03/jahit_celana_kaos4.jpg" alt="" width="300" height="180" /></a> Jahit bagian dalam celana</p>
<p>Satukan masing-masing bagian kaki<br />
untuk menjahit bagian selangkangan adalah memasukkan salah satu kaki ke dalan bagian kaki yang lain</p>
<p>Pasang karet elastis pada pinggang</p>
<p>Rapikan kampuh, jika anda memiliki mesin obras 3 benang, maka obras kira-kira 0,5 cm dari jahitan. Tetapi jika memiliki mesin obras 4 benang. bisa langsung menjahit sambil mengobras</p>
<p><a href="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/03/jahit_celana_kaos5.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-218" title="setting janome j3-24 untuk bahan kaos" src="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/03/jahit_celana_kaos5.jpg" alt="" width="300" height="201" /></a>Setting pada janome j3-24<br />
untuk menjahit bahan kaos di mesin janome j3-24, saya menggunakan jarum singer no. 11. length: pada posisi SS, Dan tipe Jahitan A untuk jahit lurus. Sedangkan pada proses pengesoman menggunakan tipe jahitan D.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk membuat celana pendek atau 7/8 cukup kurangi panjangnya. Jadi pola ini benar-benar multifungsi he..he..</p>
<p>Akhirnya bisa juga bikin kolor buat anin, CEO bilang wah bisa bikin celana santai banyak tuh..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.otodidak.net/2012/03/menjahit-celana-anak-dari-bahan-kaos/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengatur penghasilan untuk wanita bekerja</title>
		<link>http://catatan.otodidak.net/2012/03/mengatur-penghasilan-untuk-wanita-bekerja/</link>
		<comments>http://catatan.otodidak.net/2012/03/mengatur-penghasilan-untuk-wanita-bekerja/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Mar 2012 06:15:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Farida Purnaminingrum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[wanita bekerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.otodidak.net/?p=206</guid>
		<description><![CDATA[<p>Suatu siang saya di buzz oleh si bungsu, &#8220;Mba, kapal oleng nih?..&#8221;, saya cuma mesam-mesem itu kode kalau si monster kulkas butuh tranfer dana segar di akhir bulan.</p> <p>Melihat ade saya sekarang, membuat saya ingat masa-masa sebelum menikah. Singgle, berpenghasilan, ngekos dan tidak pernah punya tabungan. Prinsip saya saat itu adalah kerja mati-matian, begitu terima gajian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu siang saya di <em>buzz</em> oleh si bungsu, &#8220;Mba, kapal oleng nih?..&#8221;, saya cuma mesam-mesem itu kode kalau si monster kulkas butuh tranfer dana segar di akhir bulan.</p>
<p>Melihat ade saya sekarang, membuat saya ingat masa-masa sebelum menikah. <em>Singgle</em>, berpenghasilan, ngekos dan tidak pernah punya tabungan. Prinsip saya saat itu adalah kerja mati-matian, begitu terima gajian saya juga bersenang-senang. <img src='http://catatan.otodidak.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Apakah saya sekarang menyesal? sedikit. Jikalau saat itu saya bisa memanage uang yang cuma segitu, paling tidak beberapa impian sudah terwujud. Tetapi sekarang saya tidak berminat untuk &#8220;menguliahi&#8221; si monster kulkas itu. Biar dia belajar, belajar kehabisan uang di akhir bulan dan belajar menyesal ha..ha (**mode kakak yang sadis**)</p>
<p><em>Anyway</em>, Berhubung saya sudah berkeluarga, memiliki penghasilan sendiri dan sudah mulai kembali ke jalan yang benar, beberapa hal ini yang saya selalu pegang jika mulai berurusan dengan uang.</p>
<p><a href="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/03/tujuan_uang.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-207" title="" src="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/03/tujuan_uang-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><strong>- Tujuan</strong><br />
ok.. di blog yang saya baca, twitter, facebook. Para financial planner selalu bertanya<strong><em> &#8220;tujuan nya apa?&#8221;</em></strong>. Tetapi pertanyaan nya saya modifikasi <strong><em>&#8220;tujuan yang paling berarti buat kita apa?</em></strong> Jika di pertanyaan pertama berkisar antara tabungan, emergency fund, sekolah, rumah, mobil.</p>
<p>Di pertanyaan kedua saya menggali lebih dalam, bertanya ke nurani, berdiskusi dengan pasangan jiwa. Kira-kira apa yang paling berarti untuk saya (kami). Ketenangan hidup, tumbuh bersama anak-anak, kesempatan berekspresi, mengejar passion?. Sangat-sangat personal.</p>
<p>Tujuan saya saat ini adalah bisa leluasa mengejar passion dan ingin tumbuh bersama anak-anak. Benar-benar harga yang mahal. Kenapa? karena begitu saya masuk ke dunia nyata ada kalkulasi matematika. Tujuan itu mampu membuat saya rajin menulis pengeluaran dan mengecek budget. Bahkan dengan hebatnya membuat saya acuh dengan lambaian itc ambassador, sale centro bahkan nyalon!! <img src='http://catatan.otodidak.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>- Prioritas</strong><br />
Sahabat saya bilang tidak semua harus di miliki. Dia benar. Prioritas..prioritas..!!. Laksana berjalan di jalan yang lengang, prioritas memberikan saya permainan untuk mencapai tujuan akhir. CEO bilang ini teori gampang bu..cuma tambah dan kurang, Jika ingin memiliki A kamu harus merelakan B. Teori sih gampang, kenyataanya.. uff saya perempuan, apalagi di depan kantor ada bazaar setiap minggu <img src='http://catatan.otodidak.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>- Partner</strong><br />
Jika anda memiliki pasangan yang pendidikan financenya bagus (bukan pelit ya) itu karunia luar biasa. Saya dan Suami adalah pasangan Ms. Spending vs Mr. Saving. Jadi bayangkan berapa kami saling tarik ulur setiap pembahasan mengenai uang.</p>
<p>Ada banyak hal yang harus disinkronisasi, tapi percayalah partner hidup ini adalah pengingat yang luar biasa. Toh tujuannya pasti khan sama dengan kita, Jadi kalau saya di ingatkan mengenai tagihan kartu kredit sih <em>no heart feeling </em>alias anti ngambek :D.</p>
<p>Kunci lain adalah libatkan dia dalam segala hal yang berhubungan dengan uang. Berapa yang perlu approval, berapa yang boleh. Tetapkan uang jajan yang tidak boleh dipertanyakan. Ribet ya buuu.. tapi ribet mana kalau sudah adu mulut? Atau sampai kita harus sembunyi-sembungi beli kosmetik, kalau saya sih ogah..</p>
<p><strong>- Review</strong><br />
Gagal, kapal oleng, ngambil tabungan? sering. Entah berapa kali cash flow kami berantakan. Godaan sale, keluar makan atau tiba-tiba jalan-jalan yang unbudgeted. Meskipun sudah punya tujuan, belajar membuat prioritas dan memiliki partner yang galak. Entah berapa kali saya tetap terpeleset.</p>
<p>Saya dan CEO selalu melakukan review, sambil bercengkeraman.. kongkow, ngobrol sambil ngopi di kala anak-anak sudah lelap. Kenapa bulan ini bobol, kenapa kok impulsif beli gadget baru, session ini sebagai pengganti<em> nge-date</em> jaman pacaran dahulu. Review ini lumayan membuat saya nggeh, Sudah seserius apa kamu berusaha mencapai tujuan. Bonus lainnya hubungan semakin menghangat looh <img src='http://catatan.otodidak.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>- Mulai belajar lagi</strong><br />
Ilmu mengenai mengatur uang tersebar di internet bisa blog, ebook, status, twitter financial planner subscribe lah.. baca dan anda semakin tahu bahwa harus ada kata cukup ketika berurusan dengan uang <img src='http://catatan.otodidak.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dan yang paling penting, dari keseluruhan hal itu. Satu hal ketika kita memutuskan mengatur si UANG. pastikan kita berbahagia, ketika berhenti mengikuti sale, sepatu baru atau memborong di ITC ambassador, kita tetap tersenyum karena ada TUJUAN besar di ujung sana. see you there..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.otodidak.net/2012/03/mengatur-penghasilan-untuk-wanita-bekerja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>My project &#8211; blus</title>
		<link>http://catatan.otodidak.net/2012/02/my-project-blus/</link>
		<comments>http://catatan.otodidak.net/2012/02/my-project-blus/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 04:47:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Farida Purnaminingrum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menjahit]]></category>
		<category><![CDATA[My project]]></category>
		<category><![CDATA[porject menjahit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.otodidak.net/?p=202</guid>
		<description><![CDATA[<p>Blus ini adalah baju pertama yang saya jahit. Tugas terakhir pada sesi dasar. Blus sederhana dengan kancing depan dan kerah.</p> <p>Mengingat perjuangan membuat blus ini, membuat hati saya melambung setiap memakainya. Pokoknya merasa keren deh </p> <p>Blus ini di buat dengan pola dasar, di tambah sekitar 35 cm dari garis pinggang. untuk kerah menggunakan kerah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_203" class="wp-caption alignleft" style="width: 283px"><a href="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/02/blouse_012011.jpg"><img src="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/02/blouse_012011-273x300.jpg" alt="" title="project  blus tingkat dasar" width="273" height="300" class="size-medium wp-image-203" /></a><p class="wp-caption-text">project  blus tingkat dasar</p></div>
<p>Blus ini adalah baju pertama yang saya jahit. Tugas terakhir pada sesi dasar. Blus sederhana dengan kancing depan dan kerah.</p>
<p>Mengingat perjuangan membuat blus ini, membuat hati saya melambung setiap memakainya. Pokoknya merasa keren deh <img src='http://catatan.otodidak.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Blus ini di buat dengan pola dasar, di tambah sekitar 35 cm dari garis pinggang. untuk kerah menggunakan kerah kemeja. Pada bagian kancing dilapis dengan bukaan agak ke dada <img src='http://catatan.otodidak.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  (ngga berani turun-turun ntar seksi).</p>
<p>Untuk proses menjahit kerah butuh 4 kali dedel, jahit-salah-dedel, untungnya pakai katun, kalau masih salah juga bisa-bisa robek tuh kerah.</p>
<p>Penderitaan ke-2 adalah memasang lengan, wufff benar-benar sesi menguras tenaga. Tetapi hasilnya menurut saya sih lumayan (ngarep di puji). Kalau enggak bisa nggak dilulusin saya sama<a href="http://www.kursustatabusana.com" target="_blank"> tante wiwi</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.otodidak.net/2012/02/my-project-blus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peralatan Menjahit 2 &#8211; Benang (thread)</title>
		<link>http://catatan.otodidak.net/2012/02/peralatan-menjahit-2-benang-thread/</link>
		<comments>http://catatan.otodidak.net/2012/02/peralatan-menjahit-2-benang-thread/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 04:42:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Farida Purnaminingrum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[Menjahit]]></category>
		<category><![CDATA[benang]]></category>
		<category><![CDATA[menjahit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.otodidak.net/?p=197</guid>
		<description><![CDATA[<p>Benang itu soulmate nya jarum, tak lengkap hidup si jarum tanpa benang. Kalau di dunia perjahitan ini adalah bumbu dasar.</p> <p>Benang jahit yang sering di gunakan adalah jenis polyster. Kalau beli benang pasti ada kata-kata 100% polyster. Sedangkan merk beragam ada astra, extra, yamalon, tiger. Harganya juga bermacam-macam, mulai ada yang Rp. 1000 &#8211; Rp. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Benang itu soulmate nya jarum, tak lengkap hidup si jarum tanpa benang. Kalau di dunia perjahitan ini adalah bumbu dasar.</p>
<p>Benang jahit yang sering di gunakan adalah jenis polyster. Kalau beli benang pasti ada kata-kata 100% polyster. Sedangkan merk beragam ada astra, extra, yamalon, tiger. Harganya juga bermacam-macam, mulai ada yang Rp. 1000 &#8211; Rp. 8,000 per buah. Mana yang lebih baik? tergantung kebutuhan.</p>
<p>Setahu saya astra yang paling mahal untuk benang polyster ukuran kecil 1 biji seharga Rp. 2,500. Bandingkan dengan extra yang hanya Rp. 1,500 (2012). Isinya banyakan mana? hadew.. nggak ngitung. Tapi astra memang agak padat. Mana yang lebih bagus di pakai? terserah, sesuaikan dengan budget dan kebutuhan. Kalau buat jahit murid kursus seperti saya, seketemunya di toko alat jahit. Ada astra beli, ada extra hajar. Kecuali jika mau produksi massal, mulai deh kalkulator bekerja <img src='http://catatan.otodidak.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="attachment_198" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><a href="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/02/benang.jpg"><img src="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/02/benang.jpg" alt="" title="benang polyster" width="225" height="224" class="size-full wp-image-198" /></a><p class="wp-caption-text">benang polyster</p></div>
<p>Selain benang polyster, ada macam-macam benang yang bisa kita buat eksperimen. Antara lain :</p>
<p><strong>- Benang sulam</strong><br />
Benang sulam bisa? bukannya hanya untuk menyulam. Tunggu dulu, benang ini bisa buat jahit stik aplikasi seperti gambar di bawah, keren khan? Apalagi buat kombinasi di batik, mak nyus!!, cara memakainya adalah di gulung di spool (gulungan benang yang ada di dalam mesin). Sedangkan bagian atas cukup memakai benang jahit biasa. Gampang khan?</p>
<div id="attachment_199" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/02/benang_sulam.jpg"><img src="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/02/benang_sulam-300x132.jpg" alt="" title="benang sulam dan aplikasinya" width="300" height="132" class="size-medium wp-image-199" /></a><p class="wp-caption-text">benang sulam dan aplikasinya</p></div>
<p><strong>- Benang karet</strong><br />
Jika ingin membuat kerutan, yang model kerut di belakang. Karet elastis yang di gunakan kecil sekali. Ternyata itu benang karet. Cara menjahitnya sama dengan benang sulam. Letakkan di spool</p>
<div id="attachment_200" class="wp-caption aligncenter" style="width: 215px"><a href="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/02/benang_karet.jpg"><img src="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/02/benang_karet.jpg" alt="" title="benang karet" width="205" height="246" class="size-full wp-image-200" /></a><p class="wp-caption-text">benang karet</p></div>
<p><strong>- Benang obras</strong><br />
Mengobras bisa menggunakan benang biasa yang polyster, butuh 3 benang untuk mengobras. Tetapi ada juga benang obras yang roll besar, 3 serangkai benang ini biasanya terdiri dari 1 benang polyster, 1 benang cotton dan 1 benang polyster lapis cotton. Mana yang lebih baik? saran saya cari yang paling gampang, hemat dan mengobras dengan baik tentunya.</p>
<p><strong>Memilih warna</strong><br />
Dengan bervariasinya motif kain, seringkali saya keder ketika memilih warna benang. Inginnya sih yang sama persis, Tetapi ini agak-agak mission imposible. Memilih warna benang seyogyanya sama atau yang lebih terang sedikit. Saya bilang sedikit karena bukan berarti mentang-mentang kainnya warna hitam terus di pilih benang lebih terang warna krem. Haiyah..ini mah nyari penyakit.</p>
<p><strong>Benang generik</strong><br />
Ini bukan jenis obat ya saudara-saudara. Maksud saya warna benang yang wajib, kudu ada di rumah. Untuk berjaga terhadap kecelakaan robek, lepas kancing atau lepas som-som&#8217;an rok adalah warna putih, hitam, coklat/krem, biru dan abu-abu. Tips lain tambahlah koleksi benang anda seiring sejalan dengan frekwensi mengunjungi toko alat jahit.</p>
<p>Selain benang yang saya sebutkan di atas, dipasaran ada beragam macam benang untuk tujuan berbeda-beda, benang untuk knitting pasti beda, quilting dsb. Disini saya hanya membahas benang yang bergaul dengan kita sehari-hari.</p>
<p>Cukup mengenai benang.. ketemu di episode selanjutnya ya (semoga minggu depan)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.otodidak.net/2012/02/peralatan-menjahit-2-benang-thread/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peralatan Menjahit 1 &#8211; Jarum (needle)</title>
		<link>http://catatan.otodidak.net/2012/02/peralatan-menjahit-1-jarum-needle/</link>
		<comments>http://catatan.otodidak.net/2012/02/peralatan-menjahit-1-jarum-needle/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 04:36:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Farida Purnaminingrum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menjahit]]></category>
		<category><![CDATA[jarum]]></category>
		<category><![CDATA[menjahit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.otodidak.net/?p=191</guid>
		<description><![CDATA[<p>Tidak ada yang paling menyenangkan selain memiliki peralatan yang dapat diandalkan, bukan yang mahal tetapi berfungsi dan harganya sesuai.</p> <p>Tulisan ini sengaja saya buat berseri, tiap-tiap seri akan membahas peralatan menjahit dari yang mulai harus ada sampai &#8220;akan menyenangkan&#8221; jika mempunyainya.</p> <p>Jarum</p> <p>Bentuk jarum adalah logam lurus seperti korek api, dengan satu ujung runcing dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak ada yang paling menyenangkan selain memiliki peralatan yang dapat diandalkan, bukan yang mahal tetapi berfungsi dan harganya sesuai.</p>
<p>Tulisan ini sengaja saya buat berseri, tiap-tiap seri akan membahas peralatan menjahit dari yang mulai harus ada sampai &#8220;akan menyenangkan&#8221; jika mempunyainya.</p>
<p><strong>Jarum</strong></p>
<p>Bentuk jarum adalah logam lurus seperti korek api, dengan satu ujung runcing dan ujung satunya tumpul.</p>
<p>Jarum untuk menjahit ada berbagai macam. Kategori yang umum adalah jarum tangan dan jarum mesin. Tetapi ada jarum untuk memasang monte, jarum quilt dsb. Mana yang wajib dimilikii? Jarum jahit harus ada. Jika anda malas membeli atau susah nyarinya. cukup pergi berlibur dan menginap di hotel.. lohh kok? tenang biasanya di hotel ada sewing kit bentuknya seperti korek api, ada beberapa benang dan satu jarum jahit, cepet-cepet simpen ya. Ini akan menjadi pertolongan pertama pada robekan <img src='http://catatan.otodidak.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_192" class="wp-caption aligncenter" style="width: 210px"><a href="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/02/sewing_kit_hotel.jpg"><img class="size-full wp-image-192" title="sewing kit hotel" src="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/02/sewing_kit_hotel.jpg" alt="" width="200" height="122" /></a><p class="wp-caption-text">sewing kit hotel</p></div>
<p><strong>Jarum tangan</strong></p>
<p>Jarum jahit memiliki lubang di bagian yang tumpul. Lubang ini berfungsi untuk memasukkan benang.</p>
<p>Jarum tangan mempunyai range harga yang bervariasi. Di tukang jual jepitan seharga Rp. 1,000 dapat jarum jahit dengan casing berbentuk lingkaran. Jarum ini menurut saya versi paling murah dan sedikit menguji kesabaran. Jika anda akan sering menggunakannya, saran saya beli yang agak mahal, ciri-cirinya ujung tempat memasukkan benang berwarna kuning dan ujung runcingnya tajam.</p>
<p>Jika diperhatikan besar jarum jahit dalam satu kotak akan bervariasi, dari yang kecil sampai yang besar, biasanya berisi 10 jarum. Jarum yang berukuran kecil untuk menjahit kain yang halus seperti siffon, sutra. Semakin besar semakin keras bahan yang harus di jahit.</p>
<p><strong>Jarum Mesin</strong></p>
<p>Jarum mesin kebalikan dari jarum jahit. Ujung yang runcing memiliki lubang sedangkan bagian yang tumpul memiliki 2 sisi, sisi gelembung dan sisi rata. Jika memasukkan ke dalam mesin jahit biasanya sisi rata menghadap ke kita (mohon baca manual mesin jahit). Jarum mesin jahit memiliki banyak jenis. Mulai dari ukuran dan fungsinya.</p>
<p>Merk jarum mesin jahit yang beredar di pasaran cukup beragam ada merk 555, Singer, Orchid atau Organ. Harganya pun bervariasi untuk mesin jahit singer saya beli Rp. 8,000 satu pak berisi 10 jarum.  Sedangkan Orchid Rp. 3,500 per pak. Organ (yang ini paling mahal) Rp. 8,000 sebiji <img src='http://catatan.otodidak.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="attachment_193" class="wp-caption aligncenter" style="width: 210px"><a href="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/02/jarum_mesin_singer.jpg"><img class="size-full wp-image-193" title="jarum mesin jahit singer" src="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/02/jarum_mesin_singer.jpg" alt="" width="200" height="132" /></a><p class="wp-caption-text">jarum mesin jahit singer</p></div>
<p>Untuk ukuran jarum jahit menggunakan nomer. Dari yang terkecil ukuran 8 sampai 19. Untuk penggunaan nomer jarum bisa di check di manual mesin jahit. Di manual mesin saya dituliskan</p>
<p><strong>Nomer 8</strong> : untuk bahan halus, gorgette, organdy</p>
<p><strong>Nomer  10/12</strong> : untuk bahan menengah seperti katun, linen</p>
<p><strong>Nomer  14/16</strong> : untuk bahan berat seperti jeans, canvas</p>
<p><strong>Nomer 18/19</strong> : untuk bahan yang super berat.. yang ini belum pernah coba.</p>
<p>Selain jarum mesin yang banyak beredar. Ada juga jarum mesin untuk bahan stretch atau bahan kaos. Kalau di buku yang saya baca ujungnya tidak runcing istilahnya ball needle. Sayangnya dibeberapa langganan toko jahit saya belum menemukan jarum ini. Jika ada yang tahu dimana belinya bagi info ya..</p>
<div id="attachment_194" class="wp-caption aligncenter" style="width: 210px"><a href="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/02/ball_needle.jpg"><img class="size-full wp-image-194" title="jarum untuk bahan stretch/kaos" src="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/02/ball_needle.jpg" alt="" width="200" height="201" /></a><p class="wp-caption-text">jarum untuk bahan stretch/kaos</p></div>
<p><strong>Jarum mesin doble</strong></p>
<p>Jarum mesin jahit ini bentuknya double. Satu tempat langsung ada 2 jarum. Saya beli per biji 10,000. Fungsinya untuk apa? bisa untuk menjahit hiasan, bisa juga jahit kaos yang bagian 2 stik berjajar. Cara pasangnya sama dengan jarum biasa, tapi mesin jahitnya harus kompatible dengan double needle (jarum doble)</p>
<p><a href="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/02/twin-needles.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-195" title="jarum mesin ganda " src="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/02/twin-needles.jpg" alt="jarum mesin ganda" width="150" height="183" /></a></p>
<p>Untuk mengetahui jarum jahit masih tajam atau tidak, jangan di tusuk ke jari ya <img src='http://catatan.otodidak.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Cukup rasakan ketika jarum menjahit bahan. Idealnya adalah ketika berganti project harus menggunakan jarum baru. Tetapi kalau saya kalau rasanya nggak &#8220;cless&#8221; ganti deh. bisa 2-3 project.</p>
<p>cukup soal jarum ya, bagian ke 2 akan membahas benang</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.otodidak.net/2012/02/peralatan-menjahit-1-jarum-needle/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penjahitku, pengalaman pertama mempunyai pegawai</title>
		<link>http://catatan.otodidak.net/2012/01/penjahitku-pengalaman-pertama-mempunyai-pegawai/</link>
		<comments>http://catatan.otodidak.net/2012/01/penjahitku-pengalaman-pertama-mempunyai-pegawai/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 06:55:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Farida Purnaminingrum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menjahit]]></category>
		<category><![CDATA[mengelola pegawai]]></category>
		<category><![CDATA[pegawai]]></category>
		<category><![CDATA[penjahit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.otodidak.net/?p=186</guid>
		<description><![CDATA[<p>Saya, yang notabene sudah lebih dari 11 tahun bekerja tidak pernah memiliki pengalaman mengelola SDM. Paling banter mengelola asisten di rumah. Track recodnya adalah paling lama 2 tahun, paling sebentar 2 minggu.</p> <p>Jika di kantor, secara organisasi beberapa orang di bawah saya, tetapi prakteknya mereka sejajar dengan saya, jadi ya jarang tuh nyuruh-nyuruh lebih ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya, yang notabene sudah lebih dari 11 tahun bekerja tidak pernah memiliki pengalaman mengelola SDM. Paling banter mengelola asisten di rumah. Track recodnya adalah paling lama 2 tahun, paling sebentar 2 minggu.</p>
<p>Jika di kantor, secara organisasi beberapa orang di bawah saya, tetapi prakteknya mereka sejajar dengan saya, jadi ya jarang tuh nyuruh-nyuruh <img src='http://catatan.otodidak.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  lebih ke minta tolong. Benar-benar tidak berbakat jadi boss!!.</p>
<p>Sejak mengembangkan <a href="http://www.tokofya.com" target="_blank">tokofya</a>. Serta merta saya memiliki 2 pegawai, cuma 2 biji ups 2 orang, tapi saya dag dig dug der. Ternyata memiliki pegawai itu berat jendral!</p>
<p><a href="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/01/team_work.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-187" title="team_work" src="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/01/team_work-300x213.jpg" alt="" width="300" height="213" /></a></p>
<p>Masalah-masalah yang membuat saya pening tujuh keliling adalah :</p>
<p><strong>Gajian<br />
</strong>Saya terbiasa menerima gaji, setiap tanggal 25 check saldo selanjutnya hari pun akan benjadi berbunga, makan siang di mall, window shopping di itc ambassador.</p>
<p>Sekarang saya harus menggaji orang dari perputaran usaha. Khan usahanya lancar, ngapain panik?. Itu kalau lancar kalau enggak? bisa-bisa dapur saya tutup warung. Khan ada juragan? hiks malang nian juragan, sudah seperti BI dimintai dana talangan terus.</p>
<p><strong>Koordinasi<br />
</strong>Setiap orang punya level pemahaman berbeda. Saya mahfum setelah beberapa project berakhir mengenaskan. Asumsi saya jika bisa menjahit berarti tahu dong seluk beluk perjahitan. Ternyata oh ternyata tidak.</p>
<p>Setiap instruksi harus diberikan sejelas-jelasnya. Belum lagi jika ada ketimpangan usia, latar belakang dan motif bekerja. Ketika saya curhat ke juragan, Saran beliau adakan weekly meeting. Hiks, cuma 2 orang pakai weekly meeting, kesannya heboh gitu. Tips ini belum saya jalankan sampai hari ini.</p>
<p><strong>Sok Pintar atau memang pintar?<br />
</strong>Seringkali pegawai saya memiliki cara sendiri mengerjakan jahitan. Masalahnya kadang kala tidak sesuai dengan standard yang saya inginkan. Jatuhnya saya men<em>judge</em> dia sok pintar, dia merasa saya bawel. Keesokan harinya saya jerawatan. duhh..</p>
<p><strong>Iri dengki dan cari perhatian<br />
</strong>Ini yang paling keren, bekerja dengan ibu-ibu tidak akan seru tanpa bumbu-bumbu gosip. Yang paling parah adalah jika mereka bersaing untuk mendapatkan perhatian kita. Atau mulai saling menjelekkan, kita mati gaya akhirnya suasana kerja jadi tidak mengenakkan.</p>
<p><strong>Toleransi<br />
</strong>Sejak awal berdiri, saya sadar akan memperkerjakan ibu rumah tangga, artinya mereka akan bekerja bersama anak-anak mereka. Saya senang karena memang akhir perjalanan saya akan kesana.</p>
<p>Tetapi me<em>manage</em> bekerja dan membawa anak itu tidak mudah. Kasus ini benar-benar belum ditemukan solusi yang mujarab, terus terang sebagai ibu, saya tidak bisa serta merta menginstruksikan memisahkan urusan rumah tangga dan kerja. Jika hal ini terjadi, saya yang akan panik mulai terbuat dari apa hati saya. Tetapi apa solusinya??? sedangkan banyak project sudah mendekati deadline.</p>
<p>Ufff, ketika napas saya sudah mulai sesak dan semangat mengendur ditambah jerawat mulai bermunculan. Saya harus segera menyingkir untuk mengambil nafas dan rehat sejenak. Untungnya saya memiliki partner (<a href="http://www.facebook.com/wuryani" target="_blank">@wuryani</a>) yang bisa menetralisir keadaan, berbagi beban dan kepanikan he..he&#8230;</p>
<p>Jalan kami memang benar-benar masih panjang, Jurang pertama sedang kami lalui, Semoga oooh semoga kami bisa mendakinya.</p>
<p><em>juragan : my beloved husband (<a href="http://www.facebook.com/erhoe" target="_blank">@herutri</a>)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.otodidak.net/2012/01/penjahitku-pengalaman-pertama-mempunyai-pegawai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara menjahit resleting jepang (invisible zipper)</title>
		<link>http://catatan.otodidak.net/2012/01/cara-menjahit-resleting-jepang-invisible-zipper/</link>
		<comments>http://catatan.otodidak.net/2012/01/cara-menjahit-resleting-jepang-invisible-zipper/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2012 06:30:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Farida Purnaminingrum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menjahit]]></category>
		<category><![CDATA[cara menjahit]]></category>
		<category><![CDATA[resleting jepang]]></category>
		<category><![CDATA[sepatu resleting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.otodidak.net/?p=180</guid>
		<description><![CDATA[<p>Resleting di pasaran ada bermacam-macam mulai dari resleting biasa, resleting jeans dan yang paling sering digunakan adalah resleting jepang. Bentuk resleting jepang ini sama saja seperti biasa hanya bentuknya lebih mungil. gambar 1.</p> <p>Nah sekarang yang cara menjahitnya yang sedikit beda, berikut caranya :</p> <p>1. Gunakan sepatu resleting jepang. bentuknya ada bolong di tengah gambar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Resleting di pasaran ada bermacam-macam mulai dari resleting biasa, resleting jeans dan yang paling sering digunakan adalah resleting jepang. Bentuk resleting jepang ini sama saja seperti biasa hanya bentuknya lebih mungil. gambar 1.</p>
<div id="attachment_181" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><a href="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/01/polyester-invisible-zipper.jpg"><img class="size-full wp-image-181" title="resleting jepang" src="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/01/polyester-invisible-zipper.jpg" alt="resleting jepang" width="400" height="400" /></a><p class="wp-caption-text">resleting jepang (invisible zipper) gambar 1</p></div>
<p>Nah sekarang yang cara menjahitnya yang sedikit beda, berikut caranya :</p>
<p>1. Gunakan sepatu resleting jepang. bentuknya ada bolong di tengah gambar 2. harganya antara Rp. 3,000 &#8211; Rp. 6,000 yang<br />
merk YKK biasanya seharga 6,000.</p>
<div id="attachment_182" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/01/sepatu_jahit_jepang.jpg"><img class="size-full wp-image-182" title="sepatu jahit resleting jepang" src="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/01/sepatu_jahit_jepang.jpg" alt="sepatu jahit resleting jepang" width="300" height="240" /></a><p class="wp-caption-text">sepatu jahit resleting jepang - gambar 2</p></div>
<p>2. Cara pasang sepatu, lepaskan tempat sepatu di mesin jahit, hingga tinggal tempat seperti mur. pasang dengan bagian yang</p>
<p>bolong ke arah mur, kencangkan</p>
<p>3. Menjahit pada bagian baju :</p>
<ul>
<li>Ukur panjang resleting dan batas jahitan</li>
<li>Bagian atas resleting (bagian plastik/besi) harus di bawah batas atas jahitan (bagian lengkung leher)</li>
<li> Bagian Bawah resleting (bagian plastik/besi) di kurangi 3 cm. menjadi bagian akhir resleting. Ingat ya.. batas jahitan kain akan di atas resleting kira-kira 3 cm.</li>
<li>Jahit Kain bagian bawah sampai batas jahitan.</li>
<li>Buka Resleting sampai menthok.</li>
<li> Jarum pentul/atau jelujur resleting, usahakan selurus dan serapi mungkin.</li>
<li>Bagian bagus kain bertemu dengan bagian depan resleting. (analoginya jika resleting di balik akan pada posisi resletingyang benar)</li>
<li>Jahit dengan menempatkan jarum sedekat mungkin dengan resleting. resleting harus dimasukkan ke dalam jalur lubang sepatu.
<p><div id="attachment_183" class="wp-caption aligncenter" style="width: 284px"><a href="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/01/sew_invisible_zipper.jpg"><img class="size-full wp-image-183" title="menjahit dengan sepatu resleting jepang" src="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2012/01/sew_invisible_zipper.jpg" alt="menjahit dengan sepatu resleting jepang" width="274" height="332" /></a><p class="wp-caption-text">menjahit dengan sepatu resleting jepang</p></div></li>
<li>Jahit sampai dengan batas bawah resleting (yang +/- 3 cm dari plastik bawah resleting)</li>
<li>Tutup resleting</li>
<li>Rapikan sisi yang lain dengan jarum pentul, sampai resleting tidak tampak pada sambungan. jarum pentul</li>
<li>Buka kembali resleting dan jahit dengan cara yang sama.</li>
</ul>
<p>Semoga jelas ya.. jika bingung coba google di you tube keywordnya <strong>&#8220;how to sew invisible zipper&#8221;.</strong></p>
<p>Pengen sih buat video tutorialnya, cuma kok nggak pedhe..he..he..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.otodidak.net/2012/01/cara-menjahit-resleting-jepang-invisible-zipper/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kursus menjahit,  perjalanan menemukan pintu lain</title>
		<link>http://catatan.otodidak.net/2011/12/kursus-menjahit-perjalanan-menemukan-pintu-lain/</link>
		<comments>http://catatan.otodidak.net/2011/12/kursus-menjahit-perjalanan-menemukan-pintu-lain/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Dec 2011 05:39:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Farida Purnaminingrum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menjahit]]></category>
		<category><![CDATA[kursus menjahit]]></category>
		<category><![CDATA[kursus tata busana wiwi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.otodidak.net/?p=172</guid>
		<description><![CDATA[<p>Ketika saya diminta tante wiwi untuk berbagi cerita untuk menutup tahun 2011, saya senyum-senyum panik. Permintaan tante saya menulis  &#8220;succes story&#8220;. Sebagai murid lulusan tingkat dasar, &#8220;succes story&#8221; seperti todongan AK 47 di jidat. Menyeramkan!!</p> <p>Saya menemukan <a href="http://www.kursustatabusana.com">kursus tata busana wiwi</a> lewat internet, sama seperti murid lain. Keinginan ini saya pendam hampir 6 bulan. Sampai akhirnya saya mendaftarkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika saya diminta tante wiwi untuk berbagi cerita untuk menutup tahun 2011, saya senyum-senyum panik. Permintaan tante saya menulis  <em>&#8220;succes story</em>&#8220;. Sebagai murid lulusan tingkat dasar, <em>&#8220;succes story&#8221;</em> seperti todongan AK 47 di jidat. Menyeramkan!!</p>
<p>Saya menemukan <a href="http://www.kursustatabusana.com">kursus tata busana wiwi</a> lewat internet, sama seperti murid lain. Keinginan ini saya pendam hampir 6 bulan. Sampai akhirnya saya mendaftarkan diri. Lama bener nyimpennya?. Iya..pertama biaya kursus yang jumlahnya cukup besar buat saya, pertimbangan lainnya waktu yang harus di sesuaikan. Tetapi motif terbesar kursus menjahit adalah kondisi perusahaan yang gonjang-ganjing. Saat itu pikiran terburuk saya jika sampai kena PHK, paling tidak saya bisa terima permak di rumah, lumayan buat tambahan bayar imunisasi. <img src='http://catatan.otodidak.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="attachment_175" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2011/12/kursus_wiwi.jpg"><img class="size-full wp-image-175" title="www.kursustatabusana.com" src="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2011/12/kursus_wiwi.jpg" alt="kursus tata busana wiwi" width="500" height="265" /></a><p class="wp-caption-text">kursus tata busana wiwi</p></div>
<p>Hari-hari kursus selalu penuh warna, materi yang diluar bayangan. Asumsi saya kursus menjahit ya langsung menjahit (hayoo..ngaku). Tetapi disini saya belajar menggambar, mengukur, menghitung terakhir baru menjahit. Lebih dari itu tante mengajarkan mengenali klien, membangun hubungan, ketelitian, konsistensi dan ketekunan. Baju bagus adalah hasil. Sebelumnya banyak proses yang harus dilalui.</p>
<p>Perusahaan tempat saya bekerja masih tetap beroperasi, dan saya masih bekerja <em>part time</em>. Tetapi saya memberanikan diri membuka pintu lain. Dengan sejumput bekal dari tante, saya membuka usaha jahit (<a href="www.tokofya.com">www.tokofya.com</a>). Menjual baju-baju buatan sendiri dan belajar mempunyai pegawai.</p>
<p>Mimpi besar saya tumbuh bersemi setiap sesi les. Dibumbui cerita teman-teman dengan <em>clothing line</em> mereka, Serunya berburu bahan dan pernak-pernik. Berbagi kegundahan ketika sesi pasang lengan dan kerah. Saling mengirimkan kode ketika tante mulai mengeluarkan didikan ala &#8221;belanda&#8221; yang membuat jiper.</p>
<p>Jalan masih terbentang panjang, saya yakin akan penuh tikungan, kelokan tajam dan terjal-terjal bebatuan. Tetapi saya beruntung mengenal dan memiliki mentor tante wiwi. Mengikuti <a href="http://www.kursustatabusana.com/">Kursus tata busana wiwi</a> adalah jalan membuka pintu lain buat saya.</p>
<p><strong>Selamat tahun baru 2012</strong></p>
<p><em> *&#8221;When you are really good at that one thing,<br />
</em><em>people will want to pay you </em><em>for it or to learn how you do it&#8221; </em><em>(Leo Babauta-http://zenhabits.net)*</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.otodidak.net/2011/12/kursus-menjahit-perjalanan-menemukan-pintu-lain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memilih busana yang tepat</title>
		<link>http://catatan.otodidak.net/2011/12/memilih-busana-yang-tepat/</link>
		<comments>http://catatan.otodidak.net/2011/12/memilih-busana-yang-tepat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Dec 2011 06:46:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Farida Purnaminingrum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menjahit]]></category>
		<category><![CDATA[Otodidak]]></category>
		<category><![CDATA[Panduan]]></category>
		<category><![CDATA[bentuk tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[busana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatan.otodidak.net/?p=167</guid>
		<description><![CDATA[<p>Sebelum anda tersesat oleh judul yang provokatif di atas, perlu saya jelaskan bahwa saya : a. tidak modis, b. jarang belanja baju, c. tidak langganan majalah fashion. Silahkan pilih jawaban yang paling benar.</p> <p>Berawal dari les jahit yang saya ikuti. Pelajaran pertama adalah menggambar bentuk tubuh/anatomi, yuhu….. siksaan yang cukup membuat keder. Di akhir sesi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelum anda tersesat oleh judul yang provokatif di atas, perlu saya jelaskan bahwa saya : a. tidak modis, b. jarang belanja baju, c. tidak langganan majalah fashion. Silahkan pilih jawaban yang paling benar.</p>
<p>Berawal dari les jahit yang saya ikuti. Pelajaran pertama adalah menggambar bentuk tubuh/anatomi, yuhu….. siksaan yang cukup membuat keder. Di akhir sesi menggambar saya mengambil kesimpulan bahwa berbusana yang tepat bukan yang di jargonkan oleh departement store atau majalah fashion. Majalah fashion memakai model yang bentuk tubuhnya sedemikian rupa di buat seragam. Mau tahu populasinya?? hanya 3%, jadi yang 97% bentuknya so-so lah ya kayak saya, kalau nggak gedhe ya kecil, tulang besar vs bentuk peer dsb..dsb <img src='http://catatan.otodidak.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . jadi saya berusaha membuat rumus dari pelajaran menjahit sambil berdoa semoga rumus ini tidak menyesatkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_168" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a href="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2011/12/body_image.jpg"><img class="size-full wp-image-168" title="body_image" src="http://catatan.otodidak.net/wp-content/uploads/2011/12/body_image.jpg" alt="bentuk tubuh" width="450" height="408" /></a><p class="wp-caption-text">bentuk tubuh</p></div>
<p><strong>Mengenali bentuk tubuh</strong><br />
Sebelum memilih baju, pastikan bahwa kita mengenali bentuk tubuh kita dengan baik dan benar. Ingat ya say, kita ini <em>definitely unique</em>. Meskipun sama dan sebentuk (berat 56 tinggi 153) tetapi lekuk-lekukan akan beda. Jadi kenali bagian mana yang ingin di tonjolkan dan bagian mana yang ingin di tampilkan. Contohnya saya, setelah melalui proses pengukuran, kelebihan saya adalah torso yang panjang, kekurangan lipatan perut, apa kebalik ya? yang lebih khan lemak perut.</p>
<p><strong>Pas</strong><br />
Pas sesuai usia, pas acaranya, pas dipakainya dan yang paling penting pas harganya. Untuk seumuran saya yang 30 something ini, saya terang-terangan menolak legging. Malu sama gumpalan lemak di paha <img src='http://catatan.otodidak.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . tetapi ada ibu-ibu umur 45 tampak cantik dengan legging. Jadi jangan terprovokasi dengan model yang lagi in. Ikut mode harus, tapi harus diaplikasikan dengan baik dan benar</p>
<p><strong>Sesuai dengan keyakinan</strong><br />
Kok seperti awal doa tumpengan ya?. Perempuan seumuran saya biasanya sudah punya standard nilai mengenai cara berbusana. Penting sekali untuk memilih dengan sesuatu yang kita yakini. Karena itu akan membuat kita pede dan tenang, tanpa merasa sok benar loh ya, Mana yang boleh di belah, mana yang boleh di panjangkan. Tetapi jika anda masih ababil (ABG labil) maka saya hanya bisa bilang <em>happy exploring&#8230;</em></p>
<p><strong>Mempunyai baju dasar</strong><br />
Ibarat bumbu dasar, saya punya baju andalan dan bisa di mitch and match, bentuknya terserah. Pokoknya anda merasa kalau pakai baju ini, hati jadi riang gembira, rejeki lancar (ini baju apa jimat ya?). Baju ini akan menjadi penyelamat ketika <em>bad clothes day</em>.</p>
<p><strong>Selalu gunakan ukuran yang tepat</strong><br />
Membeli baju di tanah abang terkadang tebak-tebak buah manggis ukurannya, size M di satu toko jadi size L di toko lain. Ini yang bikin nyesek. Ditambah lagi efek ke pedean yang sering menghinggapi saya, perasaan ukuran M faktanya sih L. Jadi penting kita tahu berapa cm lingkar dada anda, lebar bahu dan panjang lengan. Besok-besok tinggal pakai jari setiap beli baju. sttt.. bocoran, agar baju jatuh bagus di badan usahakan lebar bahunya pas, kalau kegedean seperti baju pinjeman, kalau kekecilan ketahuan belinya nunggu diskon.</p>
<p><strong>Mempunya penjahit langganan</strong><br />
Mempunyai penjahit langganan seperti dokter dalam berbusana, penjahit ini akan mengenal lekak-lekuk, tikungan-tikungan tubuh kita. Dia akan bisa menonjolkan dan menyembunyikan bentuk tubuh. mencarinya tidak mudah, karena kita harus <em>trial and error</em>, belum lagi ongkos jahit akan lebih mahal dari membeli jadi. Tetapi jika ukuran anda bukan rata-rata, percayalah menjahit akan lebih hemat dari pada membeli di toko. Makanya biar hemat saya les jahit <em>** pesan sponsor**</em>.</p>
<p>Seperti pepatah jawa <em>&#8220;Ajining diri soko lati, ajining rogo soko busono&#8221;</em> (baca : harga diri seseorang ditentukan oleh tutur katanya, nilai penampilan seseorang tergantung dari pakaian). Tetapi berhubung saya bukan pengikut fashion, saya tidak masalah dengan penilaian penampilan. Tetapi penting buat saya berpakaian yang pantas di hati, pantas di lihat dan pantas diusia saya. kalau sampeyan (baca : anda)?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatan.otodidak.net/2011/12/memilih-busana-yang-tepat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

