Sebelum anda tersesat oleh judul yang provokatif di atas, perlu saya jelaskan bahwa saya : a. tidak modis, b. jarang belanja baju, c. tidak langganan majalah fashion. Silahkan pilih jawaban yang paling benar.

Berawal dari les jahit yang saya ikuti. Pelajaran pertama adalah menggambar bentuk tubuh/anatomi, yuhu….. siksaan yang cukup membuat keder. Di akhir sesi menggambar saya mengambil kesimpulan bahwa berbusana yang tepat bukan yang di jargonkan oleh departement store atau majalah fashion. Majalah fashion memakai model yang bentuk tubuhnya sedemikian rupa di buat seragam. Mau tahu populasinya?? hanya 3%, jadi yang 97% bentuknya so-so lah ya kayak saya, kalau nggak gedhe ya kecil, tulang besar vs bentuk peer dsb..dsb :D . jadi saya berusaha membuat rumus dari pelajaran menjahit sambil berdoa semoga rumus ini tidak menyesatkan.

 

bentuk tubuh

bentuk tubuh

Mengenali bentuk tubuh
Sebelum memilih baju, pastikan bahwa kita mengenali bentuk tubuh kita dengan baik dan benar. Ingat ya say, kita ini definitely unique. Meskipun sama dan sebentuk (berat 56 tinggi 153) tetapi lekuk-lekukan akan beda. Jadi kenali bagian mana yang ingin di tonjolkan dan bagian mana yang ingin di tampilkan. Contohnya saya, setelah melalui proses pengukuran, kelebihan saya adalah torso yang panjang, kekurangan lipatan perut, apa kebalik ya? yang lebih khan lemak perut.

Pas
Pas sesuai usia, pas acaranya, pas dipakainya dan yang paling penting pas harganya. Untuk seumuran saya yang 30 something ini, saya terang-terangan menolak legging. Malu sama gumpalan lemak di paha :D . tetapi ada ibu-ibu umur 45 tampak cantik dengan legging. Jadi jangan terprovokasi dengan model yang lagi in. Ikut mode harus, tapi harus diaplikasikan dengan baik dan benar

Sesuai dengan keyakinan
Kok seperti awal doa tumpengan ya?. Perempuan seumuran saya biasanya sudah punya standard nilai mengenai cara berbusana. Penting sekali untuk memilih dengan sesuatu yang kita yakini. Karena itu akan membuat kita pede dan tenang, tanpa merasa sok benar loh ya, Mana yang boleh di belah, mana yang boleh di panjangkan. Tetapi jika anda masih ababil (ABG labil) maka saya hanya bisa bilang happy exploring…

Mempunyai baju dasar
Ibarat bumbu dasar, saya punya baju andalan dan bisa di mitch and match, bentuknya terserah. Pokoknya anda merasa kalau pakai baju ini, hati jadi riang gembira, rejeki lancar (ini baju apa jimat ya?). Baju ini akan menjadi penyelamat ketika bad clothes day.

Selalu gunakan ukuran yang tepat
Membeli baju di tanah abang terkadang tebak-tebak buah manggis ukurannya, size M di satu toko jadi size L di toko lain. Ini yang bikin nyesek. Ditambah lagi efek ke pedean yang sering menghinggapi saya, perasaan ukuran M faktanya sih L. Jadi penting kita tahu berapa cm lingkar dada anda, lebar bahu dan panjang lengan. Besok-besok tinggal pakai jari setiap beli baju. sttt.. bocoran, agar baju jatuh bagus di badan usahakan lebar bahunya pas, kalau kegedean seperti baju pinjeman, kalau kekecilan ketahuan belinya nunggu diskon.

Mempunya penjahit langganan
Mempunyai penjahit langganan seperti dokter dalam berbusana, penjahit ini akan mengenal lekak-lekuk, tikungan-tikungan tubuh kita. Dia akan bisa menonjolkan dan menyembunyikan bentuk tubuh. mencarinya tidak mudah, karena kita harus trial and error, belum lagi ongkos jahit akan lebih mahal dari membeli jadi. Tetapi jika ukuran anda bukan rata-rata, percayalah menjahit akan lebih hemat dari pada membeli di toko. Makanya biar hemat saya les jahit ** pesan sponsor**.

Seperti pepatah jawa “Ajining diri soko lati, ajining rogo soko busono” (baca : harga diri seseorang ditentukan oleh tutur katanya, nilai penampilan seseorang tergantung dari pakaian). Tetapi berhubung saya bukan pengikut fashion, saya tidak masalah dengan penilaian penampilan. Tetapi penting buat saya berpakaian yang pantas di hati, pantas di lihat dan pantas diusia saya. kalau sampeyan (baca : anda)?

Berlabel:
 
Tentang Penulis

Farida Purnaminingrum

Seorang ibu dengan 2 krucil yang super heboh, nyambi sebagai web developer, sambil curi-curi waktu menjahit.

3 Responses to Memilih busana yang tepat

  1. pinkina mengatakan:

    kalo saya yha yang penting nyamannnnnnnn, gak pernah ngikuti trend :D

  2. Atuncakeb mengatakan:

    salam kenal mba Farida P, sy udah lama pengen kursus jahit bukan itungan bulan tapi tahun tapi mentok biaya yg mahal. Jd skrg cuma bisa coba2 jahit2 taplak, tutup kulkas pake mesin manual. Belakangan malah mesinnya di pinjem & gak di balikin :-D

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>