piggybank.jpg

Ingat khan lagu bang bing bung yookk kita nabung, he..he seorang nenek (titik puspa) mengajari cucunya untuk menabung. Saya berkenalan dengan yang namanya Bank sejak mulai bekerja sekitar tahun 98 an, itu juga karena gaji harus di transfer melalui rekening bank. Bank pertama kali yang saya jelajahi adalah Bank B*A (Bank tersohor yang waktu itu pelopor mesin ATM).

Bank berikutnya adalah BN*, kemudian DANA**N, terakhir MAND*R*. Buju dehhh kenapa banyak bener.. lagi-lagi masalah transfer gaji he..he.. kalau di tanya apakah semua rekening saya pelihara, ya enggak lah ya..emang rekening bank kalau saldonya kosong trus di pelihara bisa bertelor seperti ayam. Kalau ada yang seperti itu cepat kontak saya ya.. mau banget tuh..

Suatu hari saya iseng, eh bukan dink ..another assignment from my big boss alias di kasih pr sama CEO bikin cash flow. Mulailah saya bermain-main dengan angka, sebenarnya berapa sih yang harus saya keluarkan untuk memelihara uang di bank di bandingkan saya menyimpan di celengan aqua, secara uang saya cuma segitu-gitunya, dan selama ini rekening di bank hanya tempat lewat, begitu dapat transferan gaji langsung pindah ke rekening orang lain. looh kok curhat :(

Ok, saya punya 3 rekening bank BR*, MAND*R* dan yang tersohor BC*. Boleh percaya boleh tidak sejak 97 sampai 2010 ini saya tidak tahu berapa biaya administrasi perbulan, bunganya.. charge minimum saldo, dan seambrek charge-charge lainnya. kenapa begitu? karena saya tidak merasa itu mengurangi uang saya he..he. Alasan ke-2 saya jarang cetak buku jadi mana pernah saya ngeh dengan segala macam biaya itu. yang merasa seperti saya boleh mengacungkan tangan dalam hati :D

Tapi kenapa sekarang baru ngeh?!..Karena saya mulai menabung sebenar-benarnya menabung dalam kamus saya menabung berarti menyetor ke bank setiap bulan dan tidak mengutik-utiknya (no atm, no ebanking ) hanya sebuah buku, jadul banget ya seperti nabung di kantor pos. Baru deh ketahuan tuh biaya-biaya memelihara rekening.

Karena gemas akhirnya dimulailah penggoglingan charge bank, ini perbandingan 3 rekening yang saya miliki

  Tahapan Britama Tabungan Mandiri
setoran awal 500,000 250,000 250,000
biaya bulanan 10,000 10,000 9,000
saldo minimal 50,000 10,000 10,000
bunga (%) 1,75 2 1,25
biaya atm/bulan tdk ada info tdk ada info 1,000
tarik tunai di atm bank free free free
tarik tunai di atm bersama tdk ada info tdk ada info 2,000
ebanking/bulan tdk ada info tdk ada info  
sms banking (token pertama kali) tdk ada info tdk ada info 20,000

souce :
– http://www.bankmandiri.co.id/article/046447431477.asp?article_id=046447431477 di akses 15 nov 2010 4.37 AM
- http://www.klikbca.com/individual/silver/ind/rates.html?s=3 di akses 15 nov 2010 4.37 AM
- bank bri berdasarakan ngobrol dengan cs bank bri di menara jamsostek

Loooh, infonya kok nggak lengkap sih..he..he ya iyalah, kalau pengen komplittt plit akses di url yang saya berikan ya. Dari data di atas apa sih yang paling mengganggu saya.. BUNGA yuuupe anda pintar menebak, bunganya itu lohh kelinci (baca : kecil) sekali, dan perhitungannya agak njlimet ada yang berdasarkan saldo harian ada saldo perbulan (saya akan menuliskannya kapan-kapan mengenai ini).

Jangan salah sangka saya sangat mengharapkan BUNGA agar uang saya beranak pinak, amit..amit kalau dari bunga bank. saya hanya ingin bunganya menutupi biaya administrasi bulanan. Tetapi saya salah saudara-saudara, perhitungan saya kurang cermat. Asumsikan tabungan saya minimal saldo 500,000 berarti jika saya menyimpan di britama bunga di akhir bulan adalah 2% x 500,000 = 10,000 ..paass bener dengan biaya administrasi bulanan. jadi khan uang saya tetep tuh..Tetapi begitu saya cetak buku jreng..jreng biaya administrasi 10,000. bunga 1,700 Hah?!! tekor donkk 8,300. yaelah non cuma 8,300 ini makan bakso juga nombok..

Tunggu-tunggu kalau yang saldonya nol lebih dari 7 digit sih bunganya pasti melebihi biaya, lah tapi kalau saya, nol nya cuma 5 digit bergerak seperti keong bisa-bisa kalau nggak saya tambah setiap bulan tuh saldo habis dimakan administrasi..eh tiba-tiba ada yang nyolek di belakang saya..tapi khan uangnya aman daripada di simpan di celengan aqua jadul itu. he..he iya aman cuma saya agak gondhok kenapa tidak baca lebih teliti dan biasanya tuh customer service nggak ngejelasin, mana isian formnya tulisannya font 8 he..he dan seorang sahabat di chatting saya menjawab makanya da.. "kalau apa-apa baca lebih dulu..". sudah kayak iklan tv dia.

Tentang Penulis

Farida Purnaminingrum

Seorang ibu dengan 2 krucil yang super heboh, nyambi sebagai web developer, sambil curi-curi waktu menjahit.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>