Siang ini saya “gatel” pengen curhat. 3-4 hari yang lalu saya email di milist mengenai butuh donor ASI. Dan subhanallah replynya banyak, cepet pula (indahnya Teknologi)
Mulai dari yang mau nyumbangin cadangan ASInya (thanks to mom Tari, mom Hoesana, Mom Irma). Sebenarnya saya sedikit ragu-ragu awalnya menerima Donor ASI.
Pertama mengenai soal sepersusuan tapi sudah terpatahkan fatwa yang saya temukan ketika googling kesana kemari. Kedua mengenai penyakit (Hepatitis , HIV) ini yang menjadi kekhawatiran terbesar saya, secara donor ASI khan nggak seperti donor darah yang ada proses filternya.
Tapi… Hati kecil saya bilang “nggak mungkin lah ada Ibu yang berbagi ASI dengan maksud jahat, Jika ibu itu tahu punya riwayat penyakit pasti… pasti beliau akan berpikir berkali-kali sebelum donor”. Plus keinginan kami (saya dan suami) untuk memberikan ASI sepertinya mengalahkan semuanya. Solusi lain yang bisa kami lakukan adalah membawa si kecil tetapi terlalu riskan karena saya harus ke site yang lokasinya di pinggir hutan (hiks)
, Saya yakin anak saya juga tenang.. lha wong dia punya 24 botol ASI. Memang benar.. there’s a will there’s a way.. sumpah!!! baru kali ini saya kangennn abis menyusui ngalahin kangen saya ke bapaknya he..he…







Referensi:
wah…. padahal asi itu gak cuman menurunkan penyakit aja
(hiv, hepatitis dsb)
tp jg menurunkan gen2, sifat2, dsb
ada pandangan lain dalam islam jg yg sangat berhati2 dgn asi ini bu…
bahkan ada ulama besar jg, yg dia bilang
ada rasa malas di dalam diri dia dikarenakan dulu pernah
minum susu dari asi tetangganya… dan menurunlah
sifat pemalas itu
dalam islam ibu yg menyusi itu dipenuhi gizinya
dijaga ahlaknya
banyak baca alquran
sholat dsb
karena akan mempengaruhi sifat asi-nya
ibu tentu pernah dengar penelitian ttg kristal air
seperti itulah
Mbak, boleh tahu mintanya kemana nggak??? aku udah ketar-ketir soalnya persediaan udah sangat menipis
, mintanya ke Markas Sehat Y?
mba sayekti : bisa coba browsing di http://www.sehatgroup.web.id di situ ada alamat markas sehat. coba telp dulu untuk konfirmasi. atau ke sehat@yahoogroups.com
Mba/Mas Tama: Dulu saya berpikir seperti itu. Tetapi setelah membaca fatwa Kontemporer Yusuf Qardawi mind set saya sedikit berubah. Saya percaya keputusan untuk donor asi sangat-sangat personal dan saya tidak ingin memperngaruhi siapapun.
Tetapi bagi kami (saya dan suami) lebih baik mencari donor asi daripada donor sapi (baca susu formula).
tergantung kpercayaan msg2
Salut, kepada ibu yang mau mendonorkan ASI nya, pengalaman saya, memerah ASI itu sulit (manual)..setengah jam baru 1 botol… Alhamdulillah saya diberi anugrah ASI yg melimpah, kalaupun saya tidak bisa memberikan ASI, saya pasti memilih ASI donor (kalau tersedia) daripada ASP (air susu sapi)..
Ibu Farida,
Mohon informasinya di mana pusat/Bank ASI di Jakarta? Soalnya istri saya sudah mulai surut produksi asinya, cm 30 ml. Sementara kebutuhan ASI Shakira (2 bln) tinggi sekali. Terima kasih informasinya.
Wassalam,
ADVIS
advis.mepi@yahoo.com
Ibu2, sebenernya donor ASI itu aman gak yah ? Saya jg pakai donor ASI dari sahabat saya. Setahu saya sih sahabat saya ini sehat walafiat, tp saya khawatir mengenai sejauh apa dampak dari pemberian ASI ibu lain ini.
Saya berniat mendonorkan ASI, karena anak saya tidak suka ASI yang disimpan. Saya seorang MUSLIM. ASI yg sudah terkumpul berkisar 10 kantong (masing2 berkisar 100ml) dan mulai memerahnya sejak 11 Januari 2010. Gol. darah saya A rh +. Anak saya perempuan, sekarang berumur 5 bulan (lahir 29 agustus 2009). Syarat dpt ASI: Anak MUSLIM & Perempuan. Jika berminat dapat menghubungi saya di 0815 85837924. hayoo..siapa cepat dia dapat…:) trims.